makalah ipa, pengangkutan dlm organisme hidup.

Pengangkutan Dalam Organisme Hidup

A. Sistem Pengangkutan Dalam Organisme Hidup
Dalam makhluk hidup sederhana seperti amuba bersel tunggal, gas dan makanan tinggal berdifusi, masuk dari sekitarnya dan produk buangan yang diperlukan keluar dari tubuhnya.
Dalam organisme bersel satu banyak (multiseluler) seperti tumbuhan berbunga dan hewan besar, sel – sel yang berada di tengah – tengah tubuhnya berjarak jauh dari permukaan tubuh.
Gas, makanan atau air akan tterlalu lama sampai pada sel – sel tersebut bila hanya melalui difusi. Untuk mmepercepat pengangkutan zat – zat dalam tubuhnya, tiap organisme multiseluler memilki sistem pengangkutan yang memasok (mensuplai) tiap sel dengan bahan – bahan penting yang dibutuhkannya dan membuang produk buangan tak diperlukan yang dibuatnya.
B. Pengangkutan dalam Tumbuhan Berbunga
Sistem pengangnkutan tumbuhan berbunga terdir atas dua jaringan perpipaan yang disebut silem dan floem. Silem mengangkut air dan mineral terlarut dari akar ke daun. Floem mengangkut makanan (gula) yang dibuat dalam daun ke semua bagian tumbuhan. Silem maupun floem tidak mengangkut gas seperti oksigen dan karbon dioksida, oksigen dan karbon dioksida keluar dan masuk ke tumbuhan melalui difusi.
Air masuk ke tumbuhan melalui akar – akarnya. Terdapat beribu – ribu rambut akar halus dekat ujung tiap akar. Air dari tanah masuk ke akar rambut melaui osmosa. Tiap akar rambut memilki luas permukaan kecil, tetapi luas permukaan seluruh rambut akar sungguh menakjubkan. Basarnya areal permukaan rambut – rambut akar memungkinkan air cepat masuk ke tumbuhan.
Mineral lainya diserap ke dalam akar oleh pengangkutan aktif, yaitu suatau proses yang menggunakan enrgi untuk menyerap mineral yang berada dalam konsentrasi lebih rendah dalam tanah daripada dalam akar. Melalui proses osmosa dan difusi, air dan mineral terlarut dalam akar bergerak dari sel – sel meuju ke silem. Silem kemudian mengangkutnya ke atas tumbuhan.
Air diserap ke atas silem saat air dari daun mendidih dan berdifusi melalui lubang – ;ubang halus, kebanyakan terdapat dibagian bawah daun, yang disebut stomata, ke udara. Proses dimana tumbuhan kehilanmgan air karena pendididhandiseut transpirasi. Bila transpirasi dalam tumbuhan terus terjadi, makin banyak air seolah disedot melaui silem ke atas tumbuhan.
Floem dan silem sering kali terletak berdampingan membentuk bundel vaskuler. Urat daun terdiir atas bundel – bundel vaskuler. Bundel vaskuler mudah dilihat pada irisan melintang batang dan akar tumbuhan berbungan i bawah mikroskop.

C. Pengangkutan dalam manusia
Sitem pengangkutan dalam manusia dan banyak hewan adalah sistem peredaran darah. Sistem ini menyangkut peredaran darah ke seluruh tubuh yang dipompa organ khusus, disenut jantung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: