makalah kuliah ipa

MAKALAH EKOLOGI

DISUSUN SEBAGAI TUGAS DALAM MATA KULIAH
ILMU PENDIDIKAN ALAM II

Disusun oleh :
PGSD 2.4 KELOMPOK V

1. DINI EFTALITA
2. NUR OFRA SANOFA
3. NOVA RISKI SABARELA
4. RAMAHWATI
5. RIKE MAYA ANDAN SARI
6. RINI YANTI
7. SALDIANIS
8. SOFIA LOLITA
9. SRI MULYA SARI

Dosen Pembimbing : Dra. YONELITA JOHAN, M. Si

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR/ MADRASAH IBTIDAIYAH
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA BARAT
FAKULTAS AGAMA ISLAM
S o l o k
2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah S.W.T atas berkat karuniaNyalah penulis dapat menyelesaikan makalah ini, dengan judul “Ekologi”. Adapun tujuan makalah ini diajukan adalah sebagai tugas kelompok dalam mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam II.

Disamping itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini, terutama kepada dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam, Dra. Yonelita Johan, M. Si.

Penulis yakin dan percaya bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca untuk mencapai kesempurnaan yang diharapkan dan dapat memperbaiki kekurangan yang ada di masa mendatang.

Solok, Juni 2010
Penulis

DAFTAR ISI

– KATA PENGANTAR…………………………………………………………………..
– DAFTAR ISI……………………………………………………………………………….
BAB I. PENDAHULUAN
– Latar Belakang Masalah………………………………………………………………. – Rumusan Masalah………………………………………………………………………..
– Tujuan Makalah………………………………………………………………………….
BAB II. PEMBAHASAN
A. Habitat …………………………………………. ………………………………….
B. Hubungan antara predator dengan mangsa…………………………….. C. Ekosistem………………………………………….. …………………………….
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan …………………………………………………………………………….
B. Saran……………………………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA
2
3

4
4
4

5
7
8

9
9
10

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Bumi kita penuh dengan kehidupan, tetapi di bulan sebagai tetangga terdekatnya sama sekali tidak terdapat kehidupan. Bumi dan bulan memiliki jarak yang sama dengan matahari dan keduanya menerima energi sinar matahari. Bagaimana mengidentifikasi habitat dan organisme yang terdapat di dalam bumi? Untuk itu kami akan membahas tentang ekologi bumi.

B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
1. Apa yang dimaksud ekologi?
2.

C. Tujuan Makalah
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam. Disamping itu juga untuk mengetahui pentingnya ekologi.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Habitat
1. Lingkungan Fisik
Sebuah habitat adalah tempat tinggal alamiah sebuah organisme dimana ia tinggakl dan bereproduksi. Contohnya adalah kolam, lubang batu, pepohonan. Berbagai macam organisme hidup ditemukan dalam sebuah habitat.
Tempat yang paling baik menjadi habitat sebuah organisme bila tempat itu dapat memberikan organisme itu suplay makanan yang banyak, perlindungan dari predator danproteksi dari cuaca buruk erta tempat untuk bereproduksi.
Apapun yang berada disekitar sebuah organisme yang memberikan efek terhadap cara hidupnya disebut lingkungan. Lingkungan sebah organisme dapat dibagi dalam sebuah lingkungan fisik dan lingkungan biotik.lingkungan alam terbentuk dari faktor – faktor fisik yang tidak hidup seperti cahaya temperatur air, mineral , nilai pH dan udara.

a Cahaya
Semua tanaman hijau menggunakan energi cahaya dari matahari untuk membuat makanan sendiri dan makhluk hidup di bumi secara langsung mereka tergantung pada cahaya agar dapat bertahan hidup.
Sejumlah organisme seperti cacing tanah lebih suka tinggaldi tempat gelap.mereka telah mengemangkan ciri – ciri khusus untuk hidup dalam sebuah lingkungan yang gelap.
Panas yang diterima dari matahari sangat mempengaruhi suhu suatu tempat. Ada batas minimum dan maksimum suhu dimana mereka tidak mampu melanjutkan proses vital kehidupan.
Temperatur mengontrol proses reproduksi tumbuh tanaman. Ada tanaman yang tidak dapat mengembangkan benihnya kecuali dipengaruhi suhu tertentu dalam suatu periode.
b Air
Air sangat penting dalam kehidupan dan air hadir dalam lingkungan setiap organisme. Air adalah sarana untuk hidup mereka, dan organisme paling banyak terdapat di dekat persediaan air.
Organisme hidup di tempat kering memiliki adaptasi khusus untuk menyimpan air dan mengurangi air yang hilang, contohnya kaktus.

c Mineral
Mineral dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh sehat contohnya nitrat digunakan oleh tamanan untuk menghasilkan protein. Tanaman memperoleh mineral dari tanah tempatnya tumbuh. Mineral yang dibutuhkan oleh hewan biasanya diperoleh dari diet atau mineral yang terurai dalam air mereka.

d Nilai pH
Nilai pH air menentukan tipe -tipe organisme akustik yang dapat hidup di dalamnya. Organisme air tawar hidup di air tawar dengan pH sekitar 7 dan organisme air laut dengan nilai pH sekitar 8. tanaman dart dipengaruhi oleh pH tanah. Tanaman tumbuh baik di tanah dengan kandungan alkaline rendah. Tanaman seperti nanas tumbuh baik di tanah berasam.

e Oksigen
Semua organisme membutuhkan oksigen untuk bernapas. Organisme darat memperoleh oksigen dari udara dan organisme air mendapat oksigen yang terurai dari air. Air hangat terolusi mengandung sedikit oksigen yang terurai dari pada air dingin bersih.

2. Lingkungan biotik
Setiap organisme hidup berinteraksi dengan organisme lain dengan memberi makan, bersaing mendapatkan makanan, air, cahaya, udara dan mineral serta menyediakan perlindungan.

a Herbivora
Herbivora adala hewan yang hidup dari tanaman, contohnya jerapah dan rusa yang hidup dengan mengkonsumsi rumput. Kupu – kupu dan burung kecil mengkonsumsi sari bunga (nektar).
b Karnivora
Karnivora adalah hewan yang hidup dari hewan lain. contohnya harimau, singa,elang adalah hewan yang bertahan hidup dengan mengonsumsi hewan lain seperti kelinci, rusa, jerapah, dll.
c Omnivora
Omnivora adalah hewan yang hidup dengan mengkonsumsi tumbuhan dan juga hewan, contohnya manusia, kucing,dll.
d Hewan pemakan Bangkai.
Adalah hewan yang hidup dari makhluk yang sudah mati. Contohnya burung nasar.

B. Hubungan antar predator dengan mangsanya.
Predator adalah hewan yang memburu hewan lain sebagai makanan, contohnya singa sebagai preator dan zebra sebagai mangsa. Predator memiliki rahang yang kuat, gigi dan kuku tajam yang berfungsi untuk menerkam dan mencabik mangsanya.
Bentuk proteksi yang pailng umum dari mangsa adalah kamuflase. Yaitu sebuah pola pewarnaan yang menyamarkan sebuah organisme dengan lingkungan sekitarnya sehingga dapat bersembunyi dari predator, contohnya bunglon, ikan dan kupu – kupu.
Ada organisme yang mempunyai cairan racun yang dikeluarkan untuk memproteksi dirinya dari predator seperti cumi – cumi, lipan, ular, dll.
1. mutualisme
adalah hubungan antara dua organisme yang salingmenguntungkan satu sama lain,contohnya antara serangga dan tumbuhan,diaman srangga mendapat makanan daritumbuhan dan tumbuhan terbantu proses reproduksi / pembuahannya.
2. komensalisme
adalah jenis hubungan antar individu dimana hanya satu pihak yang untung dan pihak lain tidak dirugikan. Contohnya adalah ikan remora dan hiu.

3. parasitisme
sebuah hubungan yang melibatkan dua organisme, dimana salah satu organisme memperoleh keuntungan dengan merugikan yang lain.contohnya yaitu parasit dengan tumbuhan inangnya.

C. Ekosistem
Sebuah populasi dibentuk oleh sejenis organisme hidup yang di dalam sebuah habitat mampu membuat peranakan dan bereproduksi. Populasi hewan dan tanaman yang berbeda hidup bersama di dalam sebuah habitat yang sama membentuk sebuah komunitas. Ketika komunitas yang berbeda berinteraksi satu sama lain denga lingkungan fisiknya mereka membentuk sebuah ekosistem.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sebuah habitat adalah tempat tinggal alamiah sebuah organisme dimana ia tinggal dan bereproduksi. Contohnya adalah kolam, lubang batu, pepohonan. Berbagai macam organisme hidup ditemukan dalam sebuah habitat.
Predator adalah hewan yang memburu hewan lain sebagai makanan, contohnya singa sebagai preator dan zebra sebagai mangsa. Predator memiliki rahang yang kuat, gigi dan kuku tajam yang berfungsi untuk menerkam dan mencabik mangsanya.
Sebuah populasi dibentuk oleh sejenis organisme hidup yang di dalam sebuah habitat mampu membuat peranakan dan bereproduksi. Populasi hewan dan tanaman yang berbeda hidup bersama di dalam sebuah habitat yang sama membentuk sebuah komunitas. Ketika komunitas yang berbeda berinteraksi satu sama lain denga lingkungan fisiknya mereka membentuk sebuah ekosistem.

D. Saran
Dengan mempelajari ekologi maka diharapkan kita dapat lebih memahami tentang kondisi kehidupan yang dialami makhluk hidup yang dalam sebuah ekosistem serta cara menjaga kelestarian atau keseimbangan dalam ekosistem tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

1. Departemen pendidikan nasional 2006, IPA, Jakarta: Pusat perbukuan.
2. Ricardo Tim, 2006, Sainsku, Jakarta: CV Ricardo.
3. Yohanes, 2007, IPA Asyik, Mudah dan Menyengkan, Jakarta: PT Kandel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: